Dari Jembatan Rusak Menjadi Simbol Harapan Petani, Kapolres Kolaka Timur Bersama Pemda Koltim Resmikan Jembatan Produksi Penghubung Kec.Loea dan Kec.Ladongi

banner 468x60

Kolaka Timur Tagsultra.com-Berawal dari keluhan para petani yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan saat melintasi jembatan produksi yang rusak, kini harapan itu kembali hadir. Jembatan penghubung Desa Iwoikondo, Kecamatan Loea, dan Desa Wunggoloko, Kecamatan Ladongi, resmi kembali difungsikan setelah direhabilitasi melalui semangat gotong royong yang dipelopori oleh Polres Kolaka Timur bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dan masyarakat.

Peresmian jembatan berlangsung pada Rabu (5/8/2026) dengan mengusung tema “Untuk Negeri, Untuk Masyarakat, Untuk Indonesia”, sebagai wujud nyata sinergi Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt. Bupati Kolaka Timur Yosep Sahaka, Sekretaris Daerah Kolaka Timur Rismanto Runda, Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo, Forkopimda, Ketua PC Bhayangkari Kolaka Timur Fista Tinton, para pimpinan OPD, serta masyarakat Kecamatan Loea dan Kecamatan Ladongi.

Sebelum kembali berdiri kokoh, jembatan produksi tersebut sempat mengalami kerusakan cukup parah. Papan-papan kayu yang lapuk dan rangka yang mulai rapuh membuat masyarakat, khususnya para petani, kesulitan mengangkut hasil panen menuju pusat perdagangan. Bahkan, tidak sedikit warga yang mengaku khawatir melintas karena kondisi jembatan dinilai membahayakan keselamatan.

“Kami sudah lama mengeluhkan kondisi jembatan ini. Saat membawa hasil panen kami selalu waswas karena papan-papannya banyak yang rusak. Alhamdulillah sekarang sudah bagus dan kami bisa kembali beraktivitas dengan aman,” ungkap salah seorang warga.

Keluhan masyarakat tersebut mendapat perhatian serius dari Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, serta arahan Kapolri agar jajaran Polri hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, Kapolres memilih turun langsung meninjau kondisi jembatan.

Melihat pentingnya fungsi jembatan sebagai jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, AKBP Tinton Yudha Riambodo kemudian memerintahkan seluruh personel Polres Kolaka Timur untuk bergotong royong bersama warga melakukan rehabilitasi jembatan.

Tanpa mengenal lelah, personel Polres bersama masyarakat membongkar bagian-bagian jembatan yang rusak, mengganti satu per satu papan dan kayu penyangga, hingga akhirnya jembatan kembali layak digunakan. Proses pengerjaan dilakukan dengan semangat kebersamaan meski harus menghadapi terik matahari maupun hujan.

Kapolres Kolaka Timur AKBP Tinton Yudha Riambodo mengatakan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga harus mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi warga.

“Kami ingin Polri benar-benar hadir di tengah masyarakat. Ketika melihat kondisi jembatan ini, kami menyadari bahwa akses ini merupakan urat nadi perekonomian para petani. Karena itu kami mengajak seluruh personel untuk bergotong royong bersama masyarakat memperbaikinya agar kembali dapat dimanfaatkan,” ujar Kapolres.

Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Plt. Bupati Kolaka Timur Yosep Sahaka memberikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif Polres Kolaka Timur yang telah menggerakkan semangat gotong royong bersama masyarakat.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Kolaka Timur beserta seluruh personel yang telah menunjukkan kepedulian luar biasa kepada masyarakat. Sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat seperti ini menjadi modal penting dalam membangun Kolaka Timur yang lebih maju dan sejahtera,” kata Yosep Sahaka.

Kini, jembatan produksi yang menjadi penghubung dua kecamatan tersebut kembali menjadi akses utama masyarakat. Aktivitas para petani dalam mengangkut hasil panen menjadi lebih mudah, cepat, dan aman, sehingga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Sejumlah petani dan tokoh masyarakat mengaku bersyukur atas selesainya rehabilitasi jembatan tersebut. Mereka menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Kolaka Timur beserta seluruh jajaran Polres dan Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur yang telah bersinergi mewujudkan harapan masyarakat.

“Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua desa, tetapi penghubung kehidupan masyarakat. Semoga semangat gotong royong seperti ini terus terjaga karena manfaatnya benar-benar kami rasakan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Peresmian jembatan produksi ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat. Lebih dari sekadar membangun infrastruktur, rehabilitasi jembatan tersebut menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan komitmen bersama dalam mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kolaka Timur.(Jusran)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *