Ketua Komisi II DPRD Koltim,Suprianto Kunker ke Kementerian Perdagangan, Buka Jalan Pembangunan Pasar Modern Melalui APBN

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"ai_enhance":1,"transform":1,"adjust":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
banner 468x60

Jakarta,Tagsultra.com-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kolaka Timur, Suprianto, ST., MT, melakukan lobi dan konsultasi dengan jajaran Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri serta Direktorat Ekspor Produk Industri dan Pertambangan, Kementerian Perdagangan RI, sebagai langkah awal membuka jalan bagi pembangunan pasar-pasar modern di Kabupaten Kolaka Timur melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).Selasa(21/7/2026)

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari tugas kemitraan Komisi II DPRD Koltim dengan Kementerian Perdagangan dalam mencari solusi atas keterbatasan kemampuan fiskal daerah untuk membiayai pembangunan infrastruktur perdagangan yang representatif.

Suprianto mengatakan, sejumlah pasar di Kolaka Timur memiliki potensi besar sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Karena itu, pasar-pasar tersebut perlu ditata menjadi pasar tradisional modern yang bersih, nyaman, tertib, dan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kita ingin pasar-pasar di Kolaka Timur didesain menjadi pasar tradisional yang modern. Langkah awal yang harus disiapkan adalah penyusunan site plan, Detail Engineering Design (DED), serta Rencana Anggaran Biaya (RAB) sehingga arah pembangunan pasar menjadi jelas, mulai dari penataan kios, fasilitas umum, area parkir hingga ruang usaha lainnya,” ujar Suprianto.

Dari hasil konsultasi tersebut, kata Suprianto, Kementerian Perdagangan membuka peluang bagi pemerintah daerah untuk mengusulkan pembangunan pasar melalui pemerintah pusat. Namun terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, di antaranya Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur harus menyiapkan lahan yang telah bersertifikat atas nama Pemerintah Daerah, menyusun site plan, DED, RAB, serta proposal yang ditandatangani oleh Bupati Kolaka Timur.

Setelah seluruh persyaratan administrasi dan teknis tersebut terpenuhi, usulan akan disampaikan kepada Kementerian Perdagangan. Selanjutnya, kementerian akan melakukan proses sesuai mekanisme yang berlaku untuk kemudian merekomendasikannya kepada kementerian teknis terkait.

“Informasi yang kami peroleh, nilai bantuan pembangunan pasar dari pemerintah pusat dapat mencapai Rp75 miliar hingga Rp100 miliar. Karena itu, kami mendorong agar seluruh persyaratan dapat segera dipenuhi sehingga Kolaka Timur memiliki peluang memperoleh dukungan APBN,” jelasnya.

Suprianto menambahkan, perjuangan Komisi II DPRD Koltim tidak hanya difokuskan pada pembangunan pasar kabupaten, tetapi juga mendorong revitalisasi pasar-pasar strategis yang selama ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Saat ini kami sedang mencoba memperjuangkan agar pasar-pasar besar di Kolaka Timur, mulai dari Pasar Mowewe, Pasar Tinondo, Pasar Lambandia, Pasar Poli-Polia, Pasar Dangia, hingga Pasar Aere, dapat memperoleh bantuan pembangunan maupun revitalisasi melalui usulan Pemerintah Daerah kepada Kementerian Perdagangan, khususnya melalui Direktorat Ekspor Produk Industri dan Pertambangan serta Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri. Ini merupakan langkah awal yang kami tempuh agar pasar-pasar tersebut menjadi lebih modern, tertata, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta pendapatan asli daerah,” tegas Suprianto.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur segera menyiapkan seluruh dokumen perencanaan dan persyaratan yang dibutuhkan sehingga usulan pembangunan pasar dapat diajukan untuk memperoleh dukungan pendanaan APBN.

“Ini adalah bagian dari ikhtiar dan perjuangan Komisi II DPRD Kolaka Timur untuk membuka akses dukungan pemerintah pusat bagi pembangunan sektor perdagangan di daerah. Semoga upaya ini mendapat respons positif sehingga pasar-pasar di Kolaka Timur dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang lebih modern dan berdaya saing,” tutup Suprianto.(Red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *