Kolaka Timur.tagsultra.com-Peresmian Balai Kremasi di Desa Adat Dwi Eka Dharma, Kelurahan Atula, Kecamatan Ladongi, Sabtu (3/1/2026), menjadi momen bersejarah bagi umat Hindu di Kabupaten Kolaka Timur. Setelah penantian panjang selama puluhan tahun, fasilitas keagamaan yang sangat vital itu akhirnya berdiri megah dan resmi digunakan.
Ketua Komisi I DPRD Kolaka Timur, Eka Saputra, ST, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah, khususnya kepada Plt. Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd, atas komitmen dan keberpihakan nyata dalam mewujudkan pelayanan keagamaan yang setara bagi seluruh umat beragama.

“Peresmian Balai Kremasi ini bukan hanya seremoni, tetapi bukti konkret bahwa pemerintah daerah benar-benar hadir dan berpihak kepada seluruh agama yang ada di Kabupaten Kolaka Timur. Ini adalah langkah nyata, bukan sekadar wacana,” tegas Eka Saputra.
Peresmian tersebut turut disaksikan langsung oleh Ketua Komisi I, Komisi II, dan Komisi III DPRD Koltim. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penataan kawasan kuburan yang menjadi yang pertama di Kabupaten Kolaka Timur dan diresmikan langsung oleh Plt. Bupati.

Menurut Eka Saputra, keberadaan Balai Kremasi memiliki peran yang sangat penting, khususnya dalam mendukung pelaksanaan upacara keagamaan umat Hindu, terutama Upacara Pitra Yadnya, yang selama ini menjadi kebutuhan mendasar masyarakat Hindu di wilayah Atula–Welala.
“Pembangunan Balai Kremasi ini telah dinantikan kurang lebih 54 tahun, sejak transmigrasi pertama masyarakat Hindu di Kelurahan Atula–Welala pada tahun 1972. Ini adalah penantian panjang yang akhirnya terjawab hari ini,” ungkapnya.
Ia menambahkan, berdirinya Balai Kremasi tersebut bukan hasil kerja satu atau dua pihak, melainkan buah dari kolaborasi dan gotong royong berbagai elemen. Pemerintah daerah memberikan dukungan melalui hibah sebesar Rp150 juta, yang kemudian diperkuat oleh peran aktif lembaga adat, tokoh umat, dan seluruh masyarakat Desa Adat Dwi Eka Dharma.

“Sebagaimana disampaikan Ketua Panitia tadi, bangunan ini berdiri karena kebersamaan. Pemerintah hadir, adat bergerak, umat bersatu, dan masyarakat bergotong royong. Karena itu hari ini kita menyaksikan bangunan Balai Kremasi yang begitu besar dan megah,” ujarnya.
Eka Saputra juga menegaskan bahwa ke depan, kawasan pemakaman tersebut akan terus dibenahi dan dipercantik, termasuk penataan taman agar menjadi tempat yang nyaman, indah, dan layak.
“Pada akhirnya, tidak ada satu pun manusia yang tidak akan beristirahat di tempat seperti ini. Karena itu, sudah sepatutnya ditata dengan baik dan penuh penghormatan,” katanya.

Sebagai mitra pemerintah di bidang kesejahteraan rakyat (Kesra), Eka Saputra menegaskan bahwa DPRD, khususnya Komisi I, akan terus mengawal kebijakan pemerintah agar prinsip keadilan dan kesetaraan antarumat beragama benar-benar terwujud.
“Ini membuktikan visi dan misi kepala daerah dalam memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh umat beragama di Kolaka Timur. Pemerintah menunjukkan keberpihakan yang adil dan merata, sehingga pembangunan Balai Kremasi ini bisa terwujud dengan dukungan seluruh stakeholder,” jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa perjuangan belum berhenti pada satu pembangunan saja. Masih banyak rumah ibadah, baik pura, gereja, maupun masjid, yang membutuhkan perhatian dan dukungan pemerintah.
“Kami di DPRD, bersama Komisi II dan Komisi III, akan terus mengawal aspirasi masyarakat. Kami akan menyuarakan dan memberikan masukan kepada bupati agar dalam penganggaran ke depan, pembangunan rumah-rumah ibadah bisa dilakukan secara bertahap dan merata,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Eka Saputra menyampaikan harapan kepada seluruh umat Hindu di Kolaka Timur, khususnya di Kelurahan Atula–Welala, agar Balai Kremasi tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sebagai sarana pelayanan keagamaan.
“Kehadiran Balai Kremasi ini adalah wujud keberpihakan kita bersama. Kami mohon kesabaran bagi rumah-rumah ibadah yang belum terbangun. Kami tidak membeda-bedakan, hanya menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Namun komitmen kami jelas, pada akhirnya semua akan kita perjuangkan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.
Laporan : Jusran













