Koltim Jadi Lokasi Model Kawasan ICare, Plt Bupati Yosep Sahaka : Baru Setahun,Target Swasembada Pangan Tercapai,Kini Kolaka Timur Sudah Surplus Pangan

banner 468x60

Kolaka Timur, Tagsultra.com-Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan sektor pertanian dan pemberdayaan petani. Hal ini tampak saat Plt Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., menghadiri Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Tim Teknis Pemangku Kepentingan Publik dan Swasta dalam Pengelolaan Model Kawasan ICare di Aula Kantor Kecamatan Lambandia, Selasa (14/10/2025).

Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Kementerian BRMP Provinsi Sulawesi Tenggara dan ICare Sultra, Dr. Budi Darma, SE., MM, bersama jajaran OPD, Camat Lambandia,Camat Aere,Kades Se Kecamatan Lambandia,kelompok tani, koperasi, mitra perusahaan, dan toko tani dari berbagai kecamatan di Kolaka Timur.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Yosep Sahaka menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian dan pihak ICare Sultra yang telah mempercayakan Kolaka Timur sebagai salah satu dari sembilan daerah di Indonesia yang menjadi lokasi pelaksanaan program pengelolaan model kawasan ICare.

“Kita patut bersyukur, karena dari sembilan lokasi yang dipilih secara nasional, Kolaka Timur termasuk salah satunya. Ini bentuk kepercayaan pemerintah pusat bahwa Kolaka Timur memiliki potensi besar di sektor pertanian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yosep menjelaskan bahwa Kolaka Timur merupakan salah satu sentra pangan terbesar di Sulawesi Tenggara, bersama Konawe, Konsel, dan Bombana. Selain itu, Koltim juga dikenal sebagai daerah penghasil kakao unggulan yang menjadi tumpuan ekonomi masyarakat.

“Baru satu tahun program pertanian kita dijalankan, ternyata Kolaka Timur sudah mencapai swasembada pangan bahkan sudah surplus pangan.Target Presiden untuk swasembada dalam tiga tahun bisa kita capai hanya dalam satu tahun. Ini berkat etos kerja luar biasa dari para petani kita,” tegas Yosep disambut tepuk tangan peserta.

Ia menambahkan bahwa Pemda Koltim akan terus memberikan dukungan penuh terhadap sektor pertanian, mulai dari penguatan kelembagaan tani hingga penyediaan fasilitas produksi dan alat pertanian.

“Kami berharap Koltim bisa menjadi prioritas dalam perencanaan program dari Kementerian. Karena 90 persen wilayah Koltim adalah lahan pertanian, dan peralatan yang kita miliki masih terbatas. Dukungan dari pemerintah pusat sangat kami harapkan,” ucap Yosep.

Menurutnya, keberhasilan swasembada dan surplus pangan ini bukan hanya hasil kerja pemerintah, tapi buah dari kolaborasi semua pihak petani, koperasi, mitra usaha, dan dukungan teknis dari ICare.

“Kegiatan ini luar biasa. Saya ingin model kawasan ICare tidak hanya dikembangkan di Lambandia, tapi juga menyebar ke seluruh kecamatan di Koltim. Harapannya, kesejahteraan masyarakat terus meningkat dan ketahanan pangan makin kuat,” tutupnya.

Sementara itu, Dr. Budi Darma, SE., MM, selaku Kepala Kementerian BRMP Sultra sekaligus perwakilan ICare Sultra, menjelaskan bahwa program ICare merupakan wadah integrasi antar-pelaku usaha tani yang berorientasi pada pemberdayaan petani berbasis inovasi dan keberlanjutan.

“ICare hadir untuk menghadirkan inovasi baru dalam tata kelola pertanian. Kami ingin menjadi jembatan antara petani, koperasi, dan pelaku swasta agar produktivitas pertanian meningkat dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Budi.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan Kolaka Timur menjadi daerah swasembada pangan dalam waktu singkat adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan petani yang berjalan baik.

“Kami akan terus mendampingi dan memperkuat kapasitas petani agar model kawasan ICare di Koltim bisa menjadi contoh nasional,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi yang terus digelorakan, Kolaka Timur kian menegaskan diri sebagai kabupaten sentra pangan dan pertanian berdaya saing tinggi di Sulawesi Tenggara menuju pertanian modern, mandiri, dan menyejahterakan.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *