Koltim.Tagsultra.Com-Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Suprianto, ST., MT, menggelar kegiatan reses Masa Sidang I Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) IV,dilaksanakan di Rumah Qur’an(Pondok Tahfidz Qur’an) di Desa Watupute, Kecamatan Mowewe, Selasa (17/2/2026).
Dalam Kegiatan tersebut dihadiri, Asisten I Pemda Koltim,Kades Watupute,desa Sabi-sabila,Lurah Woitombo dan Masyarakat desa Watupute
Kegiatan reses ini merupakan amanah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang mengatur fungsi dan kedudukan anggota DPRD. Reses menjadi momentum penting bagi anggota legislatif untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyerap, menampung, dan memperjuangkan aspirasi konstituen
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan dialogis tersebut, warga Desa Watupute secara terbuka menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak, terutama di sektor infrastruktur pengairan, pertanian, kesehatan, dan penyediaan air bersih.
Aspirasi paling dominan disampaikan terkait kerusakan jaringan irigasi di beberapa titik, yang berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat. Warga meminta agar sistem pengairan persawahan segera diperbaiki dan ditingkatkan, mengingat saat ini mereka akan memasuki musim olah sawah.
Selain itu, masyarakat juga mengusulkan pengaktifan kembali sumber air bersih yang sebelumnya pernah berfungsi, namun kini tidak lagi aktif. Jika kembali dioperasikan, fasilitas tersebut diyakini dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi sekitar 200 kepala keluarga di Desa Watupute.
Tidak hanya itu, warga juga menyoroti keterbatasan jalan usaha tani, kondisi jalan penghubung Watupute–Wotombo yang perlu segera diperbaiki, serta persoalan kekeringan yang kerap melanda Desa Watupute dan Horodopi saat musim kemarau.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ketua Komisi II DPRD Koltim, Suprianto, ST., MT, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat agar dapat direalisasikan melalui program pembangunan daerah.
“Reses ini adalah wadah bagi kami untuk mendengar langsung suara rakyat. Aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Watupute sangat jelas dan konkret, terutama terkait irigasi, air bersih, jalan usaha tani, serta perbaikan ruas jalan Watupute-Wotombo. Ini akan menjadi program prioritas yang akan kami perjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD,” ujar Suprianto.
Ia menambahkan, kebutuhan paling mendesak yang harus segera ditangani adalah penyediaan jaringan air baku untuk persawahan dan pembangunan sumur pompa guna mengambil air bawah permukaan sebagai solusi jangka pendek terhadap persoalan kekeringan.
“Program prioritas yang paling urgen saat ini adalah penyediaan air untuk pertanian dan air bersih. Kita akan menghitung terlebih dahulu kebutuhan anggaran yang diperlukan. Setelah itu, kita akan bergerak secara mandiri, berkolaborasi antara warga dan anggota DPRD, tanpa harus sepenuhnya menunggu bantuan dari pemerintah daerah, mengingat mekanisme penganggaran tahun berjalan telah disepakati,” tegasnya.
Sebagai wakil rakyat dari Partai Gerindra, Suprianto menegaskan bahwa dirinya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan hingga terealisasi.
“Sebagai anggota DPRD dari Fraksi Gerindra sekaligus wakil rakyat Dapil IV, saya berkomitmen penuh untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat Desa Watupute agar masuk dalam program pembangunan daerah, bahkan jika memungkinkan melalui dukungan kementerian, khususnya Kementerian PUPR untuk sektor infrastruktur dan sumber air bersih,” tutup Suprianto.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan aspirasi masyarakat Desa Watupute dapat segera diwujudkan, demi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Mowewe, Kabupaten Kolaka Timur.
Laporan : Jusran













