Kolaka Timur.Tagsultra.Com- Tudingan adanya pungli yang menimpa Ketua Forum UMKM Koltim yang juga Lurah Ratetate, Hasrul pelaku UMKM di Rest Area Pusat UMKM Koltim dibantah oleh pelaku UMKM yang berjualan di Pusat UMKM.
Hal itu terungkap dalam sebuah video yang diperoleh oleh tim media online Tagsultra.com, dalam video tersebut terdapat para pelaku UMKM yang sedang duduk bersama di pusat UMKM Koltim.
Perekam video menanyakan kepada para UMKM terkait isu pungli yang terjadi di rest area, serentak para pelaku UMKM tersebut membantahnya.
“Tidak benar itu, hoax”,jawab kompak para pelaku UMKM
Dalam video yang berdurasi 1 menit 18 detik tersebut justru para pelaku UMKM mengaku nyaman dan bahagia karena mendapatkan hasil yang baik selama menjual di tempat itu.
“Kami hanya dikasi beban biaya kebersihan saja,”tegas salah seorang UMKM
Senada dengan itu, Ketua Forum UMKM Koltim membatah isu pungli yang beredar di salah satu media online.
“Kita ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk meramaikan rest area, namun ada pihak yang sengaja mencari kesalahan memframing isu pungli ini”, tegas Hasrul saat konfirmasi melalui WhatsApp
Dirinya mengungkapkan bahwa setoran pelaku UMKM itu untuk membiayai pelaksanaan kegiatan Koltim Remadhan Eco Festival (KREF) yang merupakan agenda tahunan Forum UMKM Koltim.
Lebih lanjut, Hasrul menjelaskan bahwa kegiatan KREF dilaksanakan selama 15 hari, biaya keikutsertaan kegiatan dikenakan variatif untuk yang menempati bangunan permanen 1.500.000 per UMKM dan yang menempati tenda dan box 300.000 per UMKM, sementara itu biaya kebersihan pasca KREF sebesar 200.000, memang mengikutsertakan 6 orang pelaku UMKM agar kebersihan kawasan terjaga sehingga merasa nyaman.
“Kalau ada yang bilang ini sewa, apa buktinya? Apa ada perjanjian sewa? Kan tidak ada, ini murni untuk kepentingan kegiatan KREF saja,” tutupnya.
Laporan : Jusran













