Jembatan Penghubung Konawe-Koltim Terancam Putus Total, Polsek Abuki dan Warga Bangun Jembatan Darurat dari Batang Kelapa

banner 468x60

Konawe.Tagsultra.com-Akses transportasi yang menghubungkan wilayah Kabupaten Kolaka Timur dan Kabupaten Konawe terancam lumpuh total setelah pondasi utama Jembatan Konaweha Hulu di Desa Ambekairi Utama, Kecamatan Latoma, Kabupaten Konawe, mengalami kerusakan parah akibat erosi yang dipicu tingginya curah hujan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (15/6/2026) dan langsung menjadi perhatian masyarakat karena jembatan tersebut merupakan salah satu jalur vital penghubung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga di dua kabupaten.

Derasnya aliran sungai yang terus menggerus tanah di sekitar pondasi menyebabkan sebagian struktur penyangga jembatan ambruk. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, sehingga aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, perdagangan, hingga akses pelayanan dasar terhambat.

Kondisi darurat tersebut mendorong jajaran Polsek Abuki untuk segera mengambil langkah cepat. Dipimpin langsung oleh Bhabinkamtibmas Kecamatan Latoma, Aipda Anton LP, bersama personel Polsek Abuki dan warga setempat,melakukan kerja bakti membangun jembatan darurat menggunakan batang pohon kelapa sebagai solusi sementara agar akses masyarakat tidak terputus sepenuhnya.

Di tengah keterbatasan peralatan dan kondisi medan yang cukup sulit, aparat kepolisian dan warga bahu-membahu mengangkut serta menyusun batang kelapa menjadi gelagar penyeberangan darurat. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat bersama aparat kepolisian menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama dalam menghadapi situasi bencana dan keadaan darurat.

Bhabinkamtibmas Kecamatan Latoma, Aipda Anton LP, menegaskan bahwa pembangunan jembatan darurat tersebut merupakan bentuk kehadiran negara melalui institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat di tengah kondisi darurat.

“Kerusakan jembatan ini berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, distribusi kebutuhan pokok, serta akses ekonomi warga yang bergantung pada jalur penghubung Konawe dan Kolaka Timur. Karena itu, kami bersama masyarakat mengambil langkah tanggap darurat dengan membangun jembatan sementara dari batang kelapa agar akses dasar warga tetap dapat digunakan secara terbatas sambil menunggu penanganan permanen dari pemerintah,” ujar Aipda Anton LP.dilokasi kejadian,Selasa pagi (16/6/2026)

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati saat melintasi jembatan darurat tersebut.

“Jembatan ini hanya bersifat sementara dan diperuntukkan untuk kebutuhan mendesak. Keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Kami berharap pemerintah daerah maupun instansi teknis terkait segera melakukan penanganan dan pembangunan kembali jembatan secara permanen mengingat pentingnya jalur ini bagi kehidupan masyarakat di dua kabupaten,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, salah seorang warga, Rusli, mengaku sangat bersyukur atas respons cepat yang ditunjukkan jajaran Polsek Abuki. Menurutnya, tanpa langkah cepat tersebut, masyarakat akan kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari karena jalur tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan sejumlah desa.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Aipda Anton LP bersama seluruh personel Polsek Abuki yang bergerak cepat turun ke lapangan membantu masyarakat membangun jembatan darurat ini. Kehadiran mereka memberikan harapan bagi warga yang sempat khawatir akses transportasi akan terputus total,” kata Rusli.

Rusli juga berharap pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, hingga instansi terkait segera turun melakukan penanganan permanen terhadap kerusakan jembatan tersebut.

“Jembatan Konaweha Hulu ini bukan hanya penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi urat nadi ekonomi masyarakat. Kami berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen sebelum kerusakan semakin parah dan menimbulkan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” harapnya.

Hingga berita ini diturunkan, jembatan darurat hasil gotong royong warga dan personel Polsek Abuki telah dapat digunakan secara terbatas untuk menunjang mobilitas masyarakat. Namun demikian, kondisi struktur yang bersifat sementara membuat percepatan pembangunan kembali jembatan permanen menjadi kebutuhan mendesak guna menjamin keselamatan serta kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah Konawe dan Kolaka Timur.(Red)

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *