Tamalaki Ana Wonua Sangia Gelar Diksar Ke-2,Hamjang SP: Perkuat Karakter dan Jati Diri Kader

banner 468x60

Kolaka Timur, Tagsultra.com-Organisasi masyarakat (Ormas) Tamalaki Ana Wonua Sangia kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) ke-II yang digelar di Kelurahan Inebenggi, Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tamalaki Ana Wonua Sangia, Hamjang, SP, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting organisasi, di antaranya Ketua Tamalaki Panglima Rire Mekongga, Sekretaris Jenderal Panglima Kapita Tamalaki, Wakil Ketua Tamalaki Ana Wonua Sangia Liko Aswandi, Dewan Pendiri Eman Eriksan dan Akbar Santosa, Sekretaris Jenderal Sahrir Sahaka, Dewan Sara, serta seluruh kader Tamalaki Ana Wonua Sangia.

Sebanyak 36 peserta mengikuti Diksar ke-II ini, yang menjadi bagian dari upaya pembentukan karakter, penanaman nilai adat, serta penguatan jati diri sebagai bagian dari keluarga besar Tamalaki.

Ketua Tamalaki Ana Wonua Sangia, Hamjang, SP, dalam sambutannya menegaskan bahwa Diksar bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan proses penting dalam membentuk kader yang berintegritas dan berpegang teguh pada nilai-nilai adat dan budaya.

“Diksar ini adalah pondasi awal bagi setiap kader Tamalaki. Di sinilah kita membentuk mental, kedisiplinan, serta menanamkan nilai-nilai luhur adat istiadat yang harus dijaga dan dilestarikan. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan sungguh-sungguh dan menjadikannya sebagai bekal dalam mengabdi kepada masyarakat,” ujar Hamjang.

Sementara itu, Wakil Ketua Tamalaki Ana Wonua Sangia, Liko Aswandi, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antar kader serta memperkuat peran organisasi di tengah masyarakat.

“Kami ingin melahirkan kader-kader yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik tentang adat, budaya, dan tanggung jawab sosial. Tamalaki harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan Diksar berlangsung dengan berbagai materi pembinaan, pelatihan kedisiplinan, serta penguatan nilai-nilai kebudayaan.

Kegiatan kemudian ditutup dengan prosesi sakral berupa penyalaan api unggun dan penyematan slayer (pabele) kepada seluruh peserta yang dinyatakan lulus dengan lantunan Shalawat Nurizati, sebagai simbol resmi bergabungnya mereka dalam keluarga besar Tamalaki Ana Wonua Sangia.

Dengan terselenggaranya Diksar ke-II ini, Tamalaki Ana Wonua Sangia diharapkan terus melahirkan kader-kader yang tangguh, berkarakter, dan mampu menjaga serta melestarikan warisan budaya leluhur di Kabupaten Kolaka Timur.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *