Pemda Koltim Melalui Dinas Perkebunan dan Holtikultura Koltim Menggelar Sosialisasi Tim STD-B Untuk Penerbitan Sertifikat Petani Kakao

Oplus_131072
banner 468x60

Kolaka Timur.Tagsultra.Com — Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur melalui Dinas Perkebunan dan Hortikultura menggelar kegiatan Sosialisasi Tim STD-B (Surat Tanda Daftar Budidaya) dalam rangka pelaksanaan kegiatan penertiban perkebunan kakao, khususnya di wilayah Kecamatan Poli-Polia.bertempat di balai pertemuan Kelurahan Poli-polia,Selasa 20 Mei 2025

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Badan Pertanahan Nasional, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Dinas Kehutanan, serta para petani kakao dari Kecamatan Poli-Polia.

Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Lasky Paemba,SP.M.Si Mengatakan Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan pentingnya STD-B sebagai instrumen hukum dalam tata kelola perkebunan kakao yang baik dan berkelanjutan.

“Dengan adanya STD-B, pemerintah daerah berharap dapat mewujudkan ketertelusuran lahan perkebunan, memperkuat legalitas pengelolaan kebun, serta menghimpun data akurat terkait persebaran dan kondisi perkebunan kakao rakyat di Kolaka Timur Khususnya.”

Lasky Paemba memberkan bahwa,pada tahun ini, Kabupaten Kolaka Timur mendapatkan alokasi sebanyak 800 petani kakao yang akan menggarap lahan kebunnya. Setelah proses verifikasi selesai, para petani tersebut akan mendapatkan sertifikat STD-B sebagai pekebun kakao resmi.

Menurut Kepala Dinas Lasky Paemba, STD-B bukan hanya soal produktivitas, namun juga mencakup prinsip kejahatan lingkungan, perbaikan praktik budidaya, serta jaminan bahwa kakao yang dihasilkan berasal dari lahan yang legal dan dikelola secara bertanggung jawab.

Berdasarkan data terbaru, total luas kebun kakao di Kolaka Timur saat ini mencapai 47.725 hektar, yang terbagi atas:

• Tanaman belum menghasilkan: 3.148 ha

• Tanaman menghasilkan: 30.779 ha

• Tanaman tua atau rusak: 13.797 ha

Dari total luas tersebut, produksi kakao di Koltim mencapai 13.268.641 kilogram per tahun, dengan rata-rata produktivitas 431 kg/ha, yang dinilai masih tergolong rendah dan memerlukan pelatihan serta peningkatan mutu budidaya.

Pemerintah Kolaka Timur berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas ekologi kakao lokal, sekaligus menjaga keseimbangan dan aspek legalitas lahan melalui pelaksanaan program STD-B secara menyeluruh.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *