BNN Konawe Siapkan Langkah Strategis Tekan Peredaran Narkoba di Koltim

banner 468x60

Kolaka Timur.Tagsultra.Com-Dalam upaya menekan laju penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah Kolaka Timur, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe tengah menyiapkan langkah-langkah strategis jangka pendek dengan menggandeng Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka Timur serta seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan-perusahaan, sektor perkebunan, dan institusi pendidikan.

Hal tersebut ia sampaikan saat peringatan Hari Anti Narkotika Internasional yang diselenggarakan oleh Kesbangpol Koltim bekerjasama BNN Konawe dan PMI Koltim,Kamis 19 juni 2025,di Aula Pemda Koltim

Kegiatan tersebut dibuka dengan resmi oleh Wakil Bupati Koltim,H.Yosep Sahaka,S.Pd.,M.Pd,turut dihadiri oleh Plh,Sekda Koltim,Wakapolres Koltim,Kepala BNN Konawe,Kepala BPN Koltim Forkopimda,Kepala Kesbangpol Koltim,PMI Koltim,Pimpinan OPD,Para Camat, perwakilan instansi vertikal, tokoh masyarakat, pelajar, serta sejumlah elemen pemuda dan organisasi masyarakat.

Kepala BNN Kabupaten Konawe,Kompol Tira Wijaya menegaskan bahwa pihaknya akan segera menjalin Nota Kesepahaman (MoU) bersama Pemda Koltim dan stakeholder terkait. Dalam MoU tersebut, salah satu poin penting adalah kewajiban bagi calon pegawai baru serta siswa-siswi yang akan memasuki jenjang SMA dan perguruan tinggi untuk melampirkan Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN).

“Ini menjadi bentuk pencegahan sejak dini. Setelah itu, setiap tiga bulan sekali akan dilakukan tes narkoba secara berkala. Ini sebagai bentuk peringatan bahwa siapa pun yang mencoba menggunakan narkoba akan terdeteksi,” tegas Tira Wijaya.

Tak hanya itu, BNN juga berencana membangun kerjasama strategis dengan berbagai instansi seperti pihak rumah tahanan (rutan), pihak perbankan, dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Hal ini menyusul informasi yang diterima bahwa sebagian besar pengendali peredaran narkoba berasal dari dalam lembaga pemasyarakatan.

“Kita harus mampu menelusuri rekam jejak transaksi pengguna narkoba—siapa yang beli, dari mana, hingga ke rekening dan alamatnya. Oleh karena itu, sinergi dengan bank dan PPATK sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran ini,” katanya.

Tira Wijaya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemda Koltim yang telah memfasilitasi kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025. Dalam rangkaian puncak HANI, BNN Konawe akan menggelar renungan malam pada 26 Juni 2025 dan akan mengundang langsung Bupati, Wakil Bupati, serta seluruh stakeholder yang ada di Koltim.

Namun demikian, diakuinya bahwa BNN Konawe saat ini masih dalam tahap awal dan menghadapi berbagai tantangan internal.

“Ibarat bayi yang masih merangkak, kami butuh dukungan semua pihak. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi menjadi kunci utama dalam memerangi narkotika di Sulawesi Tenggara,” ucapnya.

Tira Wijaya juga mengingatkan secara khusus kepada para generasi muda di Kolaka Timur untuk tidak tergoda dan tidak menyentuh narkoba.

“Jangan permalukan keluarga kalian. Jauhi narkoba, karena dampaknya sangat menghancurkan masa depan,”tutupnya

Laporan : Jusran

 

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *