Kolaka Timur,Tagsultra.Com-Bupati Kolaka Timur, H. Abdul Azis, SH., MH., secara resmi menutup Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI Kabupaten Kolaka Timur Tahun 2025 di Kecamatan Ueesi, Rabu malam (25/6/2025). Penutupan ini menjadi momen bersejarah, bukan hanya karena semaraknya kegiatan, namun juga karena hadirnya Kapolres Koltim AKBP Tinton Yudha Riambodo untuk pertama kalinya di Ueesi, sejak Koltim berdiri sebagai kabupaten otonom.

Turut hadir dalam acara ini Ketua Komisi II dan III DPRD Koltim, sejumlah Pimpinan OPD, Kapolsek Ueesi, para camat, Ketua PGRI se-Koltim, para atlet, serta masyarakat Ueesi yang memadati lokasi kegiatan dengan antusiasme tinggi.
Bupati Abd Azis,SH.MH,menyampaikan penghargaan tinggi atas kehadiran Kapolres Koltim dan menyebutnya sebagai sejarah baru. “Ini pertama kali seorang Kapolres hadir di Ueesi sejak Koltim berdiri. Ini pertanda baik, dan tentu membawa semangat baru bagi masyarakat di wilayah ini,” ucapnya disambut tepuk tangan meriah warga.

Lebih lanjut, Bupati H.Abd Azis menyinggung rencana pembangunan yang monumental di Ueesi yakni usulan lokasi pembangunan batalion TNI. Ia menekankan pentingnya percepatan pembangunan di wilayah yang selama ini tertinggal dari sisi “3J” yaitu,Jalan, Jembatan, dan Jaringan.
“Kalau batalion dibangun di sini, otomatis akan ada perputaran uang yang luar biasa. Satu batalion saja melibatkan 1.150 personel dengan gaji rata-rata 6 juta rupiah. Bayangkan, jika 3 juta per orang dibelanjakan, maka akan ada perputaran uang hingga 3 miliar per bulan di Koltim,” jelas bupati

Pernyataan ini diperkuat dengan ajakan untuk memahami alasan pemilihan Ueesi sebagai lokasi kegiatan Porseni. Bupati ingin agar para peserta dari berbagai kecamatan ikut merasakan langsung kenyataan infrastruktur dan jaringan komunikasi di daerah yang selama ini belum merata.
“Saya sering ditanya, kenapa PGRI dilaksanakan di Ueesi yang jauh dan sinyalnya buruk? Justru karena itu. Supaya bapak ibu merasakan bagaimana kondisi jalan dan jaringan di sini. Agar saat nanti ada anggaran yang dikhususkan ke Ueesi, tidak ada lagi yang protes,” tegasnya.

Ia menegaskan komitmen bersama dengan Wakil Bupati H. Yosep Sahaka untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Uluiwoi dan Ueesi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua PGRI Koltim, Kadis Diknas, para camat, Kapolsek Ueesi, serta seluruh warga yang telah menjadi tuan rumah yang baik dan menciptakan rasa aman selama Porseni berlangsung.

“Tidak akan ada investasi masuk jika daerah tidak aman. Tapi masyarakat koltim telah menunjukkan bahwa mereka siap menjadi bagian dari perubahan besar di daerah ini” katanya.
Dengan berakhirnya Porseni ini, semangat kolaborasi, pemerataan pembangunan, dan harapan besar untuk “3J” di Kecamatan Uluiwoi-Ueesi menjadi catatan penting dalam perjalanan pembangunan Kabupaten Kolaka Timur.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang oleh Bupati Koltim, Kapolres,ketua komisi 2 dan Komisi 3 serta kadis Dikbud dan ketua PGRI Koltim,dimana Kecamatan tirawuta berhasil keluar sebagai juara umum Porseni PGRI tahun 2025
Laporan : Jusran













