Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III, Kolaka Timur Mantapkan Langkah Menuju Swasembada Pangan

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"ai_enhance":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
banner 468x60

Kolaka Timur,Tagsultra.Com-Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur bersama Polres Kolaka Timur menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III yang dipusatkan di Dusun III Desa Matabondawuna, Kecamatan Tirawuta. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Kapolda, Ketua DPRD Sultra, Kepala Kejati Sultra, Danrem 143/HO, Ketua DPRD Koltim,Pimpinan Komisi 2 DPRD Koltim,Kapolres Koltim,Dandim 1412 Kolaka,Ka Bulog Kolaka Raya,Pimpinan OPD Koltim,serta segenap Forkopimda Sultra.(27/9/2025)

Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pimpinan dan pejabat tinggi Provinsi Sulawesi Tenggara yang berkenan hadir meski di tengah padatnya agenda.

“Kehadiran para pimpinan hari ini adalah bentuk dukungan nyata bagi pembangunan sektor pertanian di Kolaka Timur. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Kolaka Timur beserta jajaran yang telah bekerja keras mendampingi petani dalam mencapai target swasembada pangan khususnya komoditas jagung,” ujar Yosep.

Berdasarkan laporan, pada tahun 2024 luas panen jagung di Kolaka Timur mencapai 4.778 hektar dengan produksi sebesar 21.085 ton, dihasilkan dari dua kali masa tanam. Memasuki tahun 2025, Pemda Kolaka Timur bersama Polres Kolaka Timur kembali menyalurkan bantuan benih jagung untuk 477 hektar dengan total 7.155 kg benih, yang tersebar di tiga kecamatan:

• Kecamatan Lambandia (155 hektar untuk 6 kelompok tani)

• Kecamatan Poli-Polia (31 hektar untuk 1 kelompok tani)

• Kecamatan Dangia (291 hektar untuk 11 kelompok tani)

Selain itu, juga dilaksanakan program tambahan 2 hektar jagung per desa di 117 desa se-Kabupaten Kolaka Timur dengan rincian 1 hektar untuk jagung pakan dan 1 hektar untuk jagung konsumsi.

Hingga September 2025, berdasarkan laporan penyuluh pertanian dalam aplikasi SI-PDPS Kementerian Pertanian, tercatat:

• Luas panen: 1.690 hektar

• Produksi: 7.774 ton

• Produktivitas: 4,6 ton/hektar

Namun, Yosep mengakui terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan belum optimalnya capaian target, antara lain terbatasnya alat pertanian, proses pengolahan lahan yang memakan waktu lama, hingga minimnya daya tampung gudang Bulog Kolaka Timur.

Kondisi minimnya daya tampung Bulog membuat petani lebih banyak menjual hasil panen kepada tengkulak dan peternak ayam lokal dengan harga Rp6.000 – Rp7.000/kg. Untuk itu, pemerintah terus berupaya memberikan jaminan harga dengan menggandeng Perum Bulog agar dapat membeli hasil panen petani pada harga acuan Rp5.500/kg jagung pipilan kering kadar air 18–20% dan Rp6.400/kg jagung pipilan kering kadar air maksimal 14%.

Yosep menegaskan bahwa panen raya ini merupakan bukti nyata bahwa pertanian Kolaka Timur terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan daerah maupun nasional. Jagung ditetapkan sebagai salah satu komoditas strategis yang tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi bahan baku industri dan pakan ternak.

“Kami terus berkomitmen mendukung swasembada pangan sebagaimana yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita. Mari kita bersama-sama membangun pertanian yang lebih maju, berkelanjutan, dan berdaya saing serta berorientasi pada agroindustri,” pungkas Yosep.

Acara panen raya serentak ini dilanjutkan dengan zoom bersama dengan Kapolri bersama sejumlah daerah se indonesia,serta doa bersama dengan harapan agar Kolaka Timur dapat menjadi salah satu lumbung pangan utama di Sulawesi Tenggara.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *