Plt Bupati Koltim Paparkan Kesiapan Pembangunan BLK-LN kepada Dirjen P2MI,Kolaka Timur Siap Jadi Sentra Tenaga Kerja Migran Berkualitas

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":[],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"ai_enhance":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
banner 468x60

Jakarta, Tagsultra.Com-Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur menunjukkan keseriusannya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan menghadiri audiensi strategis bersama Direktorat Jenderal Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) terkait rencana pembangunan Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) di Kabupaten Kolaka Timur. Audiensi tersebut berlangsung di Ruang Rapat Dirjen P2MI, Jakarta, Jumat, 21 November 2025.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Dirjen P2MI, Dwi Setiawan Susanto, didampingi Kabag Umum Andi Kusuma serta Kabag Peningkatan Kapasitas SDM Dirjen P2MI Roni, bersama jajaran yang membidangi sekolah vokasi dan sekolah migran.

Sementara dari Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur, rombongan dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka, didampingi Wakil Ketua I DPRD Koltim Aris Prasetyo,Ketua Komisi I Eka Saputra, Ketua Komisi II Suprianto, Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja Husain, Kabid PKP2Trans Imam Royani, Plt Kabag Umum Alim, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, Plt Bupati Kolaka Timur menyampaikan gambaran menyeluruh terkait kondisi wilayah, kesiapan infrastruktur, serta potensi besar sumber daya manusia di Kolaka Timur yang siap dikembangkan melalui program pelatihan kerja internasional.

“Kolaka Timur memiliki bonus demografi yang sangat besar dengan dominasi usia produktif. Kami datang tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga komitmen. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan untuk pembangunan BLK-LN dan kami mendapat dukungan penuh dari DPRD, baik dari sisi penganggaran maupun pengawasan, sebagai wujud keseriusan kami menjadikan Kolaka Timur pusat pengembangan tenaga kerja migran yang kompeten dan tersertifikasi,” tegas H. Yosep Sahaka.

Ia menambahkan bahwa pembangunan BLK-LN bukan hanya sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil, terlindungi, dan berdaya saing global.

Sementara itu, Dirjen P2MI, Dwi Setiawan Susanto, mengapresiasi langkah proaktif Pemda Kolaka Timur yang dinilainya visioner dan selaras dengan arah kebijakan nasional dalam perlindungan dan pemberdayaan pekerja migran.

“Kami menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur. Pembangunan BLK-LN merupakan instrumen penting untuk memastikan calon pekerja migran dibekali keterampilan, bahasa, serta pemahaman hukum sebelum diberangkatkan. Jika semua prasyarat terpenuhi, Kolaka Timur berpeluang besar menjadi daerah pemasok tenaga kerja migran yang unggul dan terlindungi,” ujar Dwi Setiawan.

Dirjen P2MI juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pembangunan BLK-LN berjalan optimal dan berkelanjutan.

“Pemerintah daerah harus mampu mengkoordinasikan seluruh stakeholder, mulai dari perangkat daerah, dunia pendidikan hingga pemerintah desa. Konsep desa migran emas sangat relevan untuk mewujudkan ekosistem pekerja migran yang terencana, terlatih, dan profesional,” tambahnya.

Dari hasil diskusi tersebut, disepakati sejumlah langkah strategis, di antaranya:

1. Pemda Koltim melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja segera melakukan inventarisasi warga yang bekerja sebagai tenaga kerja asing berdasarkan sektor kerja.

2. Pendataan jumlah pengangguran terbuka serta usia produktif kerja sebagai basis perencanaan pelatihan.

3. Pelaksanaan sosialisasi terpadu terkait pekerja migran bersama Kementerian P2MI.

4. Pembukaan kelas migran sebagai prasyarat pembangunan BLK-LN.

5. Pembentukan Desa Migran Emas dengan konsep tematik seperti Kampung Inggris dan Kampung Arab.

6. Kolaka Timur didorong menjadi penyuplai tenaga kerja migran profesional, dengan P2MI menyiapkan akses penempatan kerja.

7. Penguatan koordinasi lintas sektor untuk mendukung keberlanjutan program.

Audiensi ini menjadi tonggak awal sinergi konkret antara Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur dan Kementerian P2MI dalam menciptakan sistem penyiapan tenaga kerja migran yang terarah, legal, dan berorientasi pada perlindungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *