PC Bhayangkari Koltim Terima Kunjungan Kerja Ketua dan Pengurus Daerah Bhayangkari Sultra Tegaskan Penguatan Organisasi dan Keteladanan Istri Polri

banner 468x60

Kolaka Timur.Tagsultra.com-Suasana penuh kehangatan dan semangat pembinaan mewarnai kunjungan kerja Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tenggara beserta jajaran ke Bhayangkari Cabang Kolaka Timur, Selasa (13/1/2026), bertempat di Polres Kolaka Timur.

Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Bhayangkari Cabang Koltim untuk meneguhkan arah organisasi sekaligus memperkuat kapasitas pengurus di tengah usia Polres Kolaka Timur yang masih tergolong muda.

Dalam sambutannya, Ketua Bhayangkari Cabang Kolaka Timur Fista Tinton menyampaikan laporan komprehensif terkait kondisi organisasi, keanggotaan, hingga tantangan yang dihadapi.

“Bhayangkari Cabang Kolaka Timur saat ini membawahi tujuh ranting, terdiri dari enam ranting daerah tanggung jawab dan satu ranting daerah tidak tanggung jawab. Jumlah anggota biasa sebanyak 159 orang, terdiri dari istri Pamen 4 orang, istri Pama 29 orang, dan istri Bintara 126 orang,” jelas Fista.

Ia juga memaparkan data anggota luar biasa sebanyak 23 orang, yang meliputi istri purnawirawan Polri, Warakawuri, serta akseptor KB yang telah mencapai 170 orang.

Tak hanya data keanggotaan, Fista Tinton menegaskan bahwa Bhayangkari Cabang Koltim terus berupaya menjalankan berbagai program lintas bidang.

“Selama saya menjabat, kami telah melaksanakan pembinaan organisasi, publikasi, hubungan luar, pembinaan usaha ekonomi, kebudayaan, mental dan rohani, pendidikan, sosial, hingga kesehatan kependudukan dan KB melalui kegiatan bakti sosial kepada masyarakat,” ungkapnya.

Namun demikian, Fista Tinton juga mengakui adanya keterbatasan

“Mengingat usia Polres Kolaka Timur yang baru menginjak tiga tahun, kami masih perlu banyak belajar, baik dalam pemahaman organisasi maupun pemenuhan sarana prasarana. Selain itu, domisili anggota yang tersebar di luar Kolaka Timur turut menjadi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan dan penyampaian informasi,” tuturnya jujur.

Sementara itu,Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tenggara Yani Didik Agung Widjanarko mengapresiasi kesiapan dan kesungguhan Bhayangkari Cabang Koltim dalam menyambut kunjungan kerja tersebut.

“Terima kasih kepada Ketua dan seluruh pengurus Bhayangkari Cabang Kolaka Timur atas persiapan yang sangat baik sehingga kegiatan tatap muka ini dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Yani mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan kali kedua dirinya hadir di Kolaka Timur.

“Pada Oktober 2025 lalu kita melaksanakan bakti sosial di Desa Tirawuta, dan hari ini saya kembali bersama pengurus daerah dalam rangka kunjungan kerja di Bhayangkari Cabang Kolaka Timur,” katanya.

Ia menegaskan kembali jati diri Bhayangkari sebagai organisasi kemasyarakatan yang memiliki tujuan luhur.

“Bhayangkari adalah organisasi yang bertujuan membentuk perempuan Bhayangkari yang mandiri, profesional, dan berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga besar Polri,” tegas Yani.

Penekanan Moral dan Etika Bhayangkari
Dalam arahannya, Yani memberikan sejumlah penekanan penting kepada seluruh anggota Bhayangkari.

“Pertebal keimanan dan ketakwaan agar setiap langkah dan perbuatan kita menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat,” pesannya.

“Ibu-ibu Bhayangkari harus terus mengembangkan diri agar organisasi ini menjadi mandiri, kreatif, dan inovatif,” lanjutnya.

Sebagai pendamping suami, Yani mengingatkan pentingnya dukungan tanpa melanggar etika.

“Dukung suami dalam setiap tugas dan jabatan, namun jangan bergaya hidup mewah atau hedon, karena itu dapat menjerumuskan,” tegasnya.
Dengan penuh kehangatan, ia juga menekankan peran sentral perempuan dalam keluarga.
“Kuncinya rumah tangga itu ada di ibu. Kalau ibu memahami ilmu dan aturan agama, insyaallah suami dan anak-anak juga akan menjadi pribadi yang baik,” ucap Yani.

Ia mengingatkan agar anggota Bhayangkari tidak mencampuri urusan dinas suami, bijak dalam bermedia sosial, serta mampu menjaga tutur kata dan perilaku di tengah masyarakat dan juga menekankan pentingnya rasa kekeluargaan di internal organisasi.

“Tanamkan rasa kebersamaan tanpa membeda-bedakan. Ikuti aturan organisasi dan pastikan setiap kebijakan tersampaikan dengan baik dari cabang ke ranting hingga ke anggota,” katanya.

Ia berpesan agar Ketua Cabang membimbing pengurus dengan prinsip asah, asih, dan asuh.
“Saya titipkan Bhayangkari Cabang Kolaka Timur untuk dibina agar terus berkembang, tidak jalan di tempat. Perhatikan ibu-ibu Warakawuri, purnawirawan, serta anak-anak yatim Polri. Perkuat internal, baru kemudian pengabdian ke masyarakat,” pungkasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan panen di lahan Pekarangan Pangan Lestari (P2L),pemeriksaan buku administrasi dan peninjauan serta melihat langsung produk UMKM Bhayangkari Cabang Koltim, sebelum memasuki agenda tatap muka

Pemeriksaan administrasi ini bertujuan untuk menertibkan tata kelola organisasi, menjamin akuntabilitas dan transparansi, menyamakan pemahaman aturan organisasi, serta menjadi bahan evaluasi dan pembinaan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Bhayangkari untuk menjaga marwah organisasi agar tetap sehat, tertib, dan berkelanjutan dalam mendukung tugas Polri serta pengabdian kepada masyarakat.

Laporan : Jusran

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *