Kolaka Timur.tagsultra.com-Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur terus mengintensifkan upaya percepatan pembangunan infrastruktur sebagai tulang punggung kemajuan daerah. Di tengah keterbatasan fiskal akibat pemangkasan anggaran pusat, sinergi lintas lembaga dan dukungan pemerintah pusat menjadi kunci utama.
Semangat inilah yang kekuatan dalam Kunjungan Kerja Reses Wakil Ketua Komisi V DPR RI yang digelar di Aula Kecamatan Dangia, Sabtu (28/02/2026).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Plt.Bupati Kolaka Timur H. Yosep Sahaka,Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, Ketua Komisi II DPRD Koltim Suprianto, Wakil Ketua DPRD Koltim Aris Prasetyo, Anggota DPRD Sukirman, para pimpinan OPD, kepala balai jalan dan sungai,Kapolsek,Danramil,Para Camat, Kepala Desa, Lurah, Tokoh Masyarakat, hingga Perwakilan Partai Politik se-Kabupaten Kolaka Timur.
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Kolaka Timur, H. Yosep Sahaka, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan mendesak demi membuka akses ekonomi, meningkatkan konektivitas wilayah, mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat,serta dalam mendukung Asta cita Presiden Prabowo,yakni Ketahanan pangan.
“Kami berharap seluruh usulan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kolaka Timur dapat direalisasikan pada tahun 2026. APBD kami mengalami pemangkasan signifikan dari pemerintah pusat, sehingga sangat membutuhkan dukungan pusat dan provinsi untuk menyukseskan program swasembada pangan,sejalan dengan program ketahanan pangan nasional,”ujar Yosep Sahaka penuh harap
“Dengan kehadiran Wakil Ketua Komisi V DPR RI serta para kepala balai jalan dan sungai, kami berharap pembangunan jalan, jembatan, bendung, dan drainase di Wonua Sorume ini dapat benar-benar terwujud,” Tambahnya
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Koltim, Suprianto, ST., MT., menekankan pentingnya kesinambungan antara proses perencanaan, pengusulan, hingga pengawalan di tingkat kementerian. Ia mengingatkan agar penyerahan dokumen usulan tidak berhenti pada seremoni semata, melainkan harus ditindaklanjuti secara konkret melalui dinas PUPR Kolaka Timur.
“Penyerahan dokumen usulan pembangunan bendung,jaringan irigasi, jalan, dan jembatan se-Kolaka Timur ini jangan hanya menjadi formalitas. Pemda dan seluruh OPD terkait,Khususnya Dinas PUPR Koltim harus segera menyiapkan data teknis yang lengkap, detail, dan akurat untuk dibawa ke kementerian. Kita ingin memastikan bahwa semua usulan ini benar-benar masuk dalam program nasional dan terealisasi di tahun 2026 ini,” tegas Suprianto.
Menurutnya, kolaborasi antara DPRD, pemerintah daerah, serta DPR RI merupakan kekuatan utama dalam memperjuangkan kepentingan rakyat Kolaka Timur. Infrastruktur yang memadai akan menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta percepatan pembangunan kawasan perdesaan.
Kunjungan kerja reses ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kolaka Timur yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing. Harapan besar pun mengalir dari masyarakat agar aspirasi yang disampaikan benar-benar diwujudkan dalam bentuk pembangunan nyata di seluruh penjuru Wonua Sorume.
Laporan : Jusran













