KolakaTimur.Tagsultra.com-Dalam rangka memperingati Hari Kebersihan Dunia, Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kolaka Timur (Koltim) menggelar aksi bersih yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Humas, dan Tanggap Bencana, Sultan Hasanuddin, Minggu pagi (21/9/2025).
Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Rate-Rate, Kecamatan Tirawuta, yang menjadi ikon ruang publik masyarakat. Hadir dalam aksi tersebut jajaran pengurus Kwarcab Koltim, sekretaris kwartir ranting Tirawuta, Pramuka Penggalang, Pramuka Penegak se-Kwartir Ranting Tirawuta, hingga para peserta Jambore Daerah (Jamda). Mereka datang dengan semangat kebersamaan, membaur tanpa membedakan usia, jenjang sekolah, ataupun peran, semua bersatu dalam satu tujuan: menjaga kebersihan lingkungan.

Sejak pagi, suasana lapangan sudah dipenuhi riuh canda dan semangat para Pramuka. Berbekal sapu, kantong sampah, hingga peralatan sederhana, para peserta membersihkan area lapangan yang sehari-hari digunakan untuk olahraga dan kegiatan sosial. Sampah plastik, botol minuman, hingga dedaunan kering dikumpulkan bersama, lalu dipilah agar dapat dikelola dengan baik. Momentum itu menghadirkan pesan kuat bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah kecil dan nyata.
Dalam sambutannya, Sultan Hasanuddin menegaskan bahwa aksi ini bukanlah kegiatan seremonial semata, melainkan bagian dari pendidikan karakter Pramuka untuk mewujudkan Dasa Darma kedua, yakni cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
“Aksi ini kami maksudkan agar adik-adik Pramuka memahami bahwa mencintai alam bukan hanya slogan, tetapi perilaku nyata. Menjaga lingkungan dari sampah, merawat tumbuhan, melindungi hewan, hingga menolong sesama adalah bentuk kasih sayang yang harus kita rawat bersama. Tujuan utamanya adalah menanamkan kesadaran sejak dini bahwa lingkungan bersih akan menghadirkan kehidupan yang sehat dan harmonis,” tegas Sultan Hasanuddin.
Lebih jauh ia menjelaskan, kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada kenyamanan fisik, tetapi juga menjadi simbol tanggung jawab moral kepada generasi yang akan datang. Dengan demikian, aksi bersih ini sekaligus menjadi sarana pendidikan yang mendalam bagi para Pramuka Koltim.
Di hadapan peserta, Sultan Hasanuddin juga menyampaikan himbauan agar seluruh anggota Pramuka dan masyarakat menjadikan kebersihan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
“Saya mengimbau kepada adik-adik Pramuka dan seluruh masyarakat Koltim agar jangan menunggu momen tertentu baru bergerak. Mulailah dari diri sendiri, dari rumah kita, sekolah kita, dan lingkungan sekitar. Membiasakan membuang sampah pada tempatnya, tidak menggunakan plastik sekali pakai, hingga menjaga ruang publik agar tetap asri adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan semua orang,” katanya.
Menurutnya, jika kebiasaan kecil itu dilakukan bersama-sama, maka akan lahir perubahan besar yang berdampak luas.
Sultan Hasanuddin juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada pengurus Kwarcab, kwartir ranting, serta adik-adik Pramuka yang dengan penuh semangat ikut terjun langsung. Kehadiran kalian adalah bukti nyata bahwa jiwa Pramuka tidak hanya diukur dari atribut, tetapi dari aksi nyata di lapangan. Terima kasih pula kepada masyarakat sekitar yang mendukung kegiatan ini dengan penuh antusias,” ucapnya

Ia menambahkan bahwa sinergi antara pembina, pengurus, dan anggota muda adalah modal berharga untuk terus menggelorakan semangat cinta lingkungan di Kolaka Timur.
Mengakhiri kegiatan, Sultan Hasanuddin menyampaikan harapan agar gerakan bersih ini tidak berhenti hanya pada momen Hari Kebersihan Dunia, melainkan terus berlanjut sebagai kebiasaan kolektif.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi tonggak lahirnya budaya hidup bersih dan sehat di Kolaka Timur. Mari kita jadikan cinta alam dan kasih sayang sesama sebagai pedoman dalam bertindak. Jika hal ini tertanam kuat di hati adik-adik Pramuka, maka saya yakin mereka akan tumbuh menjadi generasi yang peduli, berempati, dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat luas,” tutupnya.
Kegiatan aksi bersih ini berakhir dengan suasana penuh keceriaan. Para peserta tidak hanya meninggalkan lapangan yang lebih bersih dan tertata, tetapi juga membawa pulang pelajaran berharga tentang arti kepedulian, kebersamaan, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
Dengan semangat Hari Kebersihan Dunia, Pramuka Koltim menunjukkan bahwa cinta alam bukan hanya kata-kata indah dalam buku panduan, tetapi sikap hidup yang harus diwujudkan setiap hari
Laporan : Jusran













