KOLTIM.TAGSULTRA.COM- Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Kolaka Timur(Koltim) Akan Menggelar Debat Publik Kedua Pilkada serentak 2024, yang bertempat di aula Pemda Koltim, pada tanggal 19 November 2024.Debat kedua ini tentunya yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat kolaka timur, dimana masyarakat Koltim akan melihat dan mendengar secara langsung pemamaparan visi-misi serta program masing-masing Paslon.
Bukan hanya masyarakat Kolaka Timur secara umum yang menantikan debat publik Kedua ini,akan tetapi dari pasangan calon nomor urut satu dengan Tagline Asmara, Abd Azis – Yosep Sahaka menang bersama rakyat juga turut menantikan momentum yang bersejarah ini.
Ketua Tim Pemenangan Asmara, Dr. Irwansyah SH. L.L.M menyambut baik debat kedua tersebut dengan kritikan pedas, ia menyampaikan beberapa catatan terkait pelaksanaan debat kali ini.
“Kami berikan catatan, sebelum pelaksanaan debat kedua ini,bahwa kami pasangan Asmara meminta dan telah bersurat ke KPU agar proses debat kedua ini tidak menimbulkan naras-narasi yang mendiskreditkan calon-calon tertentu.”ujarnya
“Karena kami melihat dan mendengar langsung dimulai pada saat pendaftaran bakal calon ada narasi yang mendiskreditkan calon tertentu, dan pada saat pengambilan nomor urut juga ada narasi pulangkan penjajah, pada saat deklarasi pilkada demokratis juga ada narasi-narasi yang mendiskreditkan calon tertentu dan pada saat debat pertama juga ada narasi-narasi yang mendiskreditkan calon tertentu denga lantang meneriakan kata-kata pendatang,narasi penjajah,narasi dipulangkan dan sebagainya.”tambahnya
Menurut Irwansyah, narasi-narasi seperti ini berpotensi merugikan kandidat tertentu dan dapat memecah belah masyarakat kabupaten kolaka timur.
“Sehingga kami meminta dan bersurat dengan resmi KPU dan Bawaslu, untuk tegas, apabila ada peserta atau pendukung yang menarasikan kata-kata yang mendiskreditkan calon tertentu dengan kata-kata demikian,maka kami tegaskan ke KPU harus minta orang itu untuk dikeluarkan dari arena debat.”tegasnya
“Kami tegaskan,kalau KPU tidak mampu melaksanakan tata tertib ini dengan baik,bisa saja kami intruksi dalam forum,karena tidak boleh dalam sebuah debat itu ada orang-orang tertentu yang selalu menarasikan kata-kata penjajah,kata-kata pulangkan kata kata pendatang dll, karena hal itu berpotensi memecah belah persaudaraan masyarakat kolaka timur.”sambungny
Lebih lanjut, Ia menegaskan momentum debat kedua ini adalah momentum untuk menilai siapa yang memiliki Program,siapa yang dekat dengan Rakyat,siapa yang kemudian tidak menarasikan hal-hal yang berpotensi memecah belah Persaudaraan masyarakat koltim.
“Karena jujur saja, pasangan asmara dan seluruh Tim, telah berusaha merawat agar demokrasi ini berjalan dengan baik,caranya bagaiman,hentikan narasi-narasi yang dapat memecah persatuan masyarakat koltim,hentikan narasi pendatang,narasi penjajah dan di pulangkan itu tidak baik untuk masyarakt kabupaten kolaka timur, sehingga kami meminta kepada KPU Koltim Harus tegas dalam melaksanakan debat kedua ini.”ungkapnya
Irwansyah menghimbau kepada seluruh masyarakat Koltim untuk bersama-sama mengawal proses jalannya pilkada ini dengan sama menolak semua narasi yang mendiskreditkan calon tertentu.
“Yang terakhir, kami dari pendukung asmara meminta kepada seluruh masyarakat kolaka timur,kita kawal pilkada ini dengan baik,kita hentikan narasi-narasi yang berpotensi memecah belah masyarakat koltim, karena biar bagaimanapun pilkada ini konsekwensi dari kehidupan berdemokrasi disuatu negara,nah 5 tahun kedepan kita akan berdemokrasi lagi, kita- kita inilah yang menjadi bagian Penting untuk menyongsong kebaikan dan kebersamaan dikabupaten kolaka timur,karena sejatinya kolaka timur ini adalah milik kita bersama dan kita akan membangun secara bersama.”Pungkasnya
Laporan : Mujaf













